RANDUBLATUNG, PERHUTANI (06/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung, melaksanakan kegiatan penanaman dan penyulaman sebagai upaya meningkatkan keberhasilan tanaman tahun 2024 dan 2025, Senin (05/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Administratur KPH Randublatung, Herry Merkussiyanto Putro, Wakil Administratur KPH Randublatung, Bambang Sunarto, jajaran Kepala Seksi, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH), Kepala Sub Seksi, Kepala Urusan, serta karyawan dan karyawati KPH Randublatung.

Administratur KPH Randublatung, Herry Merkussiyanto Putro, menyampaikan bahwa berdasarkan Rencana Teknik Tahunan, pada triwulan IV, dilaksanakan kegiatan penanaman tanaman tahun pertama 2025 serta penyulaman tanaman tahun kedua 2024. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan di seluruh wilayah BKPH lingkup KPH Randublatung, dan pada hari itu dipusatkan di BKPH Ngliron, dengan melibatkan seluruh jajaran KPH Randublatung.

“Sesuai rencana, hari ini menjadi rangkaian akhir kegiatan penanaman dan penyulaman di BKPH Ngliron, dengan melibatkan seluruh jajaran. Namun demikian, kegiatan penanaman dan penyulaman akan terus berlanjut karena dalam pelaksanaannya tidak semua tanaman dapat hidup optimal akibat berbagai faktor di lapangan,” terang Herry.

Lebih lanjut, ia, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman dan penyulaman pada tahun 2026 merupakan bagian dari upaya peningkatan keberhasilan tanaman sekaligus wujud komitmen Perhutani terhadap pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Ia, secara langsung turun ke lapangan untuk memantau kondisi tanaman, mengevaluasi pertumbuhan, serta memastikan kegiatan penyulaman berjalan sesuai ketentuan teknis yang telah ditetapkan agar target keberhasilan tanaman dapat tercapai secara maksimal.

“Kegiatan ini juga menjadi bentuk pengawasan langsung manajemen terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan agar kualitas tanaman dan tata kelola hutan tetap terjaga,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Herry, menegaskan komitmen Perhutani, dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mendukung keberlanjutan fungsi hutan sebagai penyangga lingkungan. Ia, berharap kegiatan penanaman dan penyulaman ini dapat meningkatkan kualitas tegakan hutan serta memberikan dampak positif bagi ekosistem dan masyarakat sekitar kawasan hutan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa, Muntono, menyampaikan terima kasih karena telah dilibatkan dalam kegiatan penanaman dan penyulaman tanaman di BKPH Ngliron. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah desa, Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta masyarakat dalam menjaga dan melestarikan kawasan hutan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya menjaga keseimbangan alam yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat desa,” ungkap Muntono.

Sementara itu, Ketua LMDH Sido Dadi Mulyo, Desa Ngliron, Panut, menyampaikan apresiasi kepada Perhutani KPH Randublatung, atas terselenggaranya kegiatan penanaman dan penyulaman tersebut. Ia, menegaskan kesiapan masyarakat desa hutan untuk menjadi mitra aktif Perhutani dalam menjaga, merawat, dan melestarikan hutan.

“Melalui kegiatan penanaman dan penyulaman ini, kami sebagai masyarakat desa hutan merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga dan merawat tanaman agar dapat tumbuh dengan baik. Hutan bukan hanya milik Perhutani, tetapi juga menjadi penopang kehidupan masyarakat sekitar,” ungkap Panut. (Kom-PHT/Rdb/Jun).

Editor: Tri

Copyright © 2026