SARADAN, PERHUTANI (24/12/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Kehutanan (Polhut) ke-59 yang dirangkaikan dengan Hari Lahir (Harlah) Serikat Karyawan (Sekar) ke-21 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Saradan bersama para pemangku kepentingan.
Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk tasyakuran yang diawali dengan apel Polhut, dilanjutkan penanaman pohon bersama. Acara dipusatkan di lokasi wisata rintisan Watu Bayang, petak 94 hutan lindung wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Klangon, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pajaran, Rabu (24/12).
Kegiatan ini dihadiri jajaran manajemen KPH Saradan, perwakilan Polisi Kehutanan, perwakilan Serikat Karyawan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Klangon, Kepala Desa Klangon beserta perangkat, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta anggota Linmas Desa Klangon.
Administratur Perhutani KPH Saradan, Wisik Sugiarto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan peringatan HUT Polhut ke-59 yang dikolaborasikan dengan penanaman pohon bersama.
“Dirgahayu Polisi Kehutanan ke-59, semoga senantiasa jaya dan profesional dalam menjalankan tugas. Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Forkopimcam Saradan serta Pemerintah Desa Klangon yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. Semoga sinergi dan kolaborasi yang terjalin dapat terus berlanjut untuk mewujudkan keharmonisan antar pemangku kepentingan,” ujarnya.
Wisik menegaskan bahwa Polisi Kehutanan merupakan garda terdepan Perhutani dalam pengamanan dan perlindungan kawasan hutan. Oleh karena itu, pendekatan persuasif, humanis, dan harmonis kepada masyarakat perlu terus dikedepankan guna menjaga kelestarian hutan sekaligus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar hutan.
Sementara itu, Kepala Desa Klangon, Didik Suwandi, menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT Polisi Kehutanan ke-59. Ia mengapresiasi kegiatan penanaman pohon yang dinilai memberikan manfaat besar bagi kelestarian lingkungan.
“Kegiatan ini sangat positif dalam mendukung upaya menjaga sumber daya alam, khususnya meningkatkan resapan air dan menjaga sumber mata air di wilayah pegunungan sekitar desa hutan. Kami berharap kerja sama antara Perhutani dan masyarakat dapat terus ditingkatkan demi kelestarian hutan yang lebih optimal,” ungkapnya.
Usai kegiatan tasyakuran, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada 25 anak yatim piatu dari desa-desa pinggiran hutan wilayah kerja KPH Saradan sebagai wujud kepedulian sosial Perhutani terhadap masyarakat sekitar hutan. (Kom-PHT/Srd/Sam)
Editor:Lra
Copyright©2025