SURAKARTA, PERHUTANI (30/01/2026) | Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Surakarta menggelar kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh karyawan, karyawati, serta mahasiswa magang, Jumat (30/01/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang sehat, aman, dan produktif di lingkungan kerja kehutanan, mengingat aktivitas pengelolaan hutan memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi. Jalan sehat dipilih sebagai simbol komitmen bersama untuk menjaga kebugaran fisik sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja dalam setiap aktivitas.

Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Surakarta, Ronny Merdyanto, menyampaikan bahwa peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional tidak hanya bersifat seremonial, melainkan harus dimaknai sebagai penguatan perilaku kerja yang aman dan sehat secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan prioritas utama. Melalui kegiatan jalan sehat ini, diharapkan tumbuh kesadaran bahwa menjaga kesehatan fisik, disiplin terhadap prosedur kerja, serta kepedulian terhadap keselamatan diri dan rekan kerja merupakan bagian dari profesionalisme insan Perhutani.

Salah satu peserta, mahasiswa magang Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta, Kelvin Orva Aradhana, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan jalan sehat ini memberikan pengalaman positif sekaligus pembelajaran nyata mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja di sektor kehutanan. Menurutnya, kegiatan tersebut membantu mahasiswa memahami bahwa bekerja di bidang kehutanan membutuhkan kesiapan fisik dan kesadaran keselamatan yang tinggi, serta mendorong penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja sejak dini.

Melalui peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional ini, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Surakarta berharap budaya keselamatan dan kesehatan kerja semakin mengakar di seluruh lini organisasi. Dengan kondisi tubuh yang sehat, lingkungan kerja yang aman, serta kesadaran kolektif terhadap keselamatan dan kesehatan kerja, pengelolaan hutan diharapkan dapat berjalan optimal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan, masyarakat, serta kelestarian hutan. (Kom-PHT/Ska/Mar)

Editor: Tri
Copyright © 2026