SURAKARTA, PERHUTANI (27/01/2026) | Upaya menjaga dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah desa hutan terus diperkuat melalui koordinasi lintas sektor. Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tangen, melaksanakan pertemuan dan koordinasi dengan Komandan Rayon Militer (Danramil) Gesi, sebagai bentuk sinergi kehutanan dan pertahanan wilayah dalam mendukung pemanfaatan lahan hutan secara produktif, aman, dan berkelanjutan.

Koordinasi ini menitikberatkan pada penguatan peran petani hutan, pengamanan kegiatan pertanian, serta dukungan terhadap program nasional ketahanan pangan.

Administratur, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta, melalui Kepala BKPH Tangen, Mastur, menegaskan bahwa keterlibatan unsur TNI, sangat penting untuk memastikan program berjalan tertib dan kondusif.

“Kami mendorong pemanfaatan kawasan hutan melalui pola agroforestri dan tanaman pangan yang sesuai. Koordinasi dengan Danramil Gesi, menjadi langkah strategis untuk menjaga keamanan kegiatan di lapangan sekaligus memberikan pendampingan moral kepada petani hutan agar lebih percaya diri dalam mengelola lahannya,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil Gesi, Sudarto, menyatakan kesiapan jajaran Koramil untuk mendukung program ketahanan pangan di wilayahnya.

“TNI, hadir untuk membantu dan mendampingi masyarakat. Kami siap bersinergi dengan Perhutani, dan petani hutan, baik dalam menjaga stabilitas wilayah maupun mendorong keberhasilan program pangan, karena ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional,” tegasnya.

Melalui koordinasi ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang solid antara Perhutani, TNI, dan masyarakat desa hutan, dalam mengoptimalkan potensi lahan, meningkatkan produksi pangan, serta menjaga keamanan dan kelestarian hutan. Sinergi berkelanjutan ini menjadi fondasi penting bagi terwujudnya ketahanan pangan yang kuat sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah BKPH Tangen. (Kom-PHT/Ska/Mar)

Editor: Tri

Copyright © 2026