SURAKARTA, PERHUTANI (31/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta bersama Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Wonogiri melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Selatan pada Kamis (29/05). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi antara Perhutani dan Kepolisian dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, mencegah gangguan keamanan hutan, serta memperkuat peran masyarakat sekitar hutan dalam menjaga kelestarian sumber daya alam.

Selain itu, kegiatan pembinaan juga menjadi sarana komunikasi untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang berbagai aktivitas masyarakat yang bersinggungan dengan kawasan hutan.

Administratur KPH Surakarta melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Selatan, Satrio Budi Utomo, menyampaikan apresiasi atas dukungan Satbinmas Polres Wonogiri dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan hutan.

“Keamanan hutan tidak hanya menjadi tanggung jawab Perhutani, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan aparat keamanan. Melalui kegiatan pembinaan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kawasan hutan dari berbagai gangguan, seperti pencurian kayu, perambahan, maupun potensi kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Satbinmas Polres Wonogiri, Pelda Fajar, menegaskan bahwa pendekatan melalui pembinaan dan edukasi merupakan langkah preventif yang efektif dalam menjaga keamanan wilayah.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, termasuk kawasan hutan yang memiliki fungsi penting bagi kehidupan. Apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi melanggar hukum, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” jelasnya.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Perhutani, Kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Ke depan, kolaborasi semacam ini diharapkan terus berlanjut sehingga kawasan hutan tetap terjaga, masyarakat semakin sadar hukum, dan pembangunan wilayah dapat berjalan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan. (Kom-PHT/Ska/Mar)

Editor: Tri

Copyright © 2026