TASIKMALAYA, PERHUTANI (03/08/2025) | Perhutani KPH Tasikmalaya bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan kunjungan kerja ke Obyek Wisata Gunung Galunggung, Rabu (30/07), sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dan mendorong pengelolaan wisata berbasis kolaborasi dan kemitraan. Rombongan dipimpin Ketua Komisi IV DPRD, Asep Saepuloh, bersama jajaran anggota komisi, dan disambut oleh Administratur/KKPH Tasikmalaya Dadan Ginanjar beserta jajaran, bersama PT Palawi Risorsis selaku pengelola wisata.

Kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB dengan agenda paparan kondisi terkini kawasan wisata, strategi pengembangan, dan potensi kemitraan dengan masyarakat. Dialog interaktif membahas arah pengelolaan wisata berkelanjutan serta pemanfaatan potensi kehutanan produktif melalui model kemitraan.

Dalam sambutannya, Asep Saepuloh menegaskan bahwa Gunung Galunggung memiliki nilai sejarah, alam, dan identitas lokal yang harus diangkat sebagai daya tarik wisata edukatif.

“Galunggung adalah milik masyarakat Tasikmalaya. Sejarahnya harus kita angkat menjadi kekuatan promosi wisata. Kunci keberhasilan ada pada pelayanan yang baik dan pengelolaan yang melibatkan semua pihak,” tegasnya.

Yuyu Rahayu, General Manager PT Palawi Risorsis, menyampaikan terima kasih atas perhatian DPRD terhadap pengelolaan Galunggung dan menegaskan kesiapan pihaknya untuk terus menjalin kolaborasi dengan Perhutani, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Sebagai pemegang mandat kelestarian hutan negara, Perhutani KPH Tasikmalaya mendukung penuh konsep kolaboratif yang diusung DPRD. Dadan Ginanjar menyebut bahwa model kemitraan kehutanan produktif dan konservatif telah dijalankan di sejumlah titik wilayah kerja dan akan diperluas melalui pelibatan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Dialog juga menyoroti pengembangan zona edukasi sejarah letusan Galunggung, digitalisasi informasi wisata, serta integrasi pemberdayaan masyarakat agar kunjungan wisatawan meningkat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi menjadikan Gunung Galunggung sebagai destinasi alam, budaya, dan edukasi yang tangguh dan berdaya saing tinggi. (Kom-PHT/Tsm/Irbas)

Editor: EM

Copyright © 2025