TASIKMALAYA, PERHUTANI (26/08/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2025–2029, yang dilaksanakan pada Senin, 25 Agustus 2025 di Pendopo Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kabupaten Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Perangkat Daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dari Perum Perhutani KPH Tasikmalaya hadir Wakil Administratur/KSKPH, Rodiana Rahman beserta Kepala Seksi Madya Perencanaan dan Pengembangan Bisnis, Tatang Subara untuk mengikuti rangkaian acara dan memberikan dukungan terhadap penyusunan arah pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyampaikan bahwa penyusunan RPJMD harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan partisipatif. “RPJMD merupakan dokumen strategis lima tahun ke depan yang harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.

Perum Perhutani KPH Tasikmalaya menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam pengelolaan sumber daya hutan, pemberdayaan masyarakat sekitar hutan, serta dukungan terhadap program pembangunan daerah yang sejalan dengan prinsip kelestarian lingkungan.

Wakil Administratur/KSKPH Tasikmalaya, Rodiana Rahman yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Musrenbang RPJMD. “Kami berharap hasil dari Musrenbang ini dapat membawa kemajuan bagi Kabupaten Tasikmalaya sekaligus membuka peluang kemitraan yang semakin erat antara Perhutani dan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Musrenbang RPJMD kali ini membahas berbagai isu strategis, di antaranya penguatan ekonomi kerakyatan, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Masukan dari seluruh peserta akan dihimpun untuk menyusun dokumen RPJMD yang lebih komprehensif.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah koordinasi lintas sektor dalam merumuskan langkah-langkah pembangunan yang lebih terarah dan tepat sasaran. Perum Perhutani KPH Tasikmalaya memandang forum ini penting untuk memastikan program-program kehutanan dapat mendukung rencana pembangunan daerah secara menyeluruh.

Hasil Musrenbang RPJMD Tahun 2025–2029 akan ditindaklanjuti menjadi Peraturan Daerah yang menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah, termasuk dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Dengan kehadiran dalam Musrenbang RPJMD ini, Perhutani KPH Tasikmalaya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, guna mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari sekaligus mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.(Kom-PHT/Tsm/Irbas)

Editor : EM

Copyright@2025