MADIUN, PERHUTANI (16/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun memfasilitasi dengan memberikan pendampingan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM) yang tengah melaksanakan kegiatan praktik lapangan di petak 41ab Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sukun, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sukun, Jumat (16/1).
Kegiatan yang diikuti 226 mahasiswa tersebut difokuskan pada materi pemungutan dan pemanfaatan daun kayu putih, termasuk pengenalan teknis budidaya dan produksi hingga pemahaman komoditas kayu putih sebagai salah satu produk unggulan Perhutani. Turut hadir tim pendamping dari Perhutani Forestry Institute (PeFI) serta dosen pengampu dari UNLAM.
Administratur Perhutani KPH Madiun Rusydi melalui Asisten Perhutani (Asper) BKPH Sukun Dwi Anto menyampaikan bahwa pendampingan tersebut merupakan bentuk dukungan Perhutani terhadap dunia pendidikan tinggi sekaligus penguatan literasi serta wawasan kehutanan bagi generasi muda.
“Perhutani KPH Madiun menyambut baik kegiatan pendampingan mahasiswa UNLAM. Harapannya materi lapangan, khususnya terkait komoditas kayu putih, dapat menambah wawasan dan pengalaman praktik bagi mahasiswa,” terangnya.
Sementara itu Dosen Pengampu UNLAM Prof. Syarifuddin Kadir mengapresiasi kesempatan praktik lapangan di wilayah kelola Perhutani. Menurutnya, pembelajaran berbasis kondisi riil memberikan nilai tambah penting bagi mahasiswa untuk memahami tata kelola sumber daya hutan.
“Mahasiswa dapat belajar langsung dari situasi lapangan, dan kesempatan ini sangat berharga. Terima kasih kepada Perhutani atas pendampingan serta fasilitasi yang diberikan,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif serta peninjauan lapang, sebagai bagian dari rangkaian penguatan kompetensi mahasiswa dalam bidang kehutanan, khususnya terkait komoditas non-kayu. (Kom-PHT/Mdn/Adl)
Editor: Lra
Copyright©2026