PADANGAN, PERHUTANI (04/11/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Padangan menggelar pertemuan bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) bahas rencana perjanjian kerjasama (PKS) agroforestry bertempat di kantor Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan pemangkuan Hutan (BKPH) Kaliaren Timur, Selasa (04/11)
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran manajemen Perhutani, Asper BKPH Kaliaren Timur, Asper BKPH Kaliaren Barat, Asper BKPH Ngampel, LMDH Madya Wana Lestari, LMDH Jati lestari, LMDH Harapan Makmur dan LMDH Jati Jaya.
Administratur Perhutani KPH Padangan melalui Kepala Sub Seksi Pengembangan Bisnis Kholik Mawardi menyampaikan bahwa kegiatan agroforestry merupakan bentuk kemitraan antara Perhutani dan LMDH yang bertujuan meningkatkan produktivitas lahan hutan sekaligus kesejahteraan masyarakat sekitar, karena melalui skema PKS agroforestry ini, kami berharap tercipta sinergi yang saling menguntungkan dan tetap menjaga kelestarian hutan,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, dibahas berbagai aspek kerja sama, mulai dari rencana lokasi dan jenis tanaman, pembagian peran, hingga mekanisme pengelolaan hasil. Perhutani juga menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga tanaman pokok dan keberlanjutan ekosistem hutan.
Perwakilan LMDH Harapan Makmur Purnowo menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Mereka berharap kegiatan agroforestry tahun 2026 dapat berjalan lebih produktif dengan pengelolaan yang transparan dan berbasis musyawarah.
Dengan adanya pembahasan PKS ini, diharapkan sinergi antara Perhutani dan LMDH semakin kuat dalam mendukung pengelolaan hutan lestari sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa hutan. (Kom-PHT/Pdg/SA).
Editor:Lra
Copyright©2025