MANTINGAN, PERHUTANI (15/07/2025) | Guna mendukung pemanfaatan energi baru terbarukan, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan melaksanakan panen perdana tanaman klirisidi di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gaplokan, wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalinanas, pada Selasa (15/07).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara Perhutani KPH Mantingan dengan PT Bumi Rejo Tirta Kencana (BRTK) Rembang dalam pemanfaatan hasil tanaman biomassa sebagai bahan baku energi alternatif yang ramah lingkungan.

Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak berkomitmen menjadikan tanaman biomassa sebagai sumber energi alternatif, sekaligus membuka peluang terciptanya lapangan kerja baru dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi berbasis kehutanan.

Administratur KPH Mantingan melalui Kepala Sub Seksi Produksi, Sukandi, menyampaikan bahwa panen perdana tanaman biomassa di petak 55a RPH Gaplokan BKPH Kalinanas ini merupakan tindak lanjut kerja sama Perhutani dengan PT BRTK dalam memenuhi kebutuhan pembangkit listrik PT PLN (Persero).

“Untuk mencukupi kebutuhan produksi PT BRTK, KPH Mantingan telah menyiapkan 1.000 ton tanaman biomassa dengan target produksi sebanyak 25 ton per hari. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi Perhutani dalam mendukung program energi bersih serta peningkatan produktivitas kawasan hutan secara lestari,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur PT Bumi Rejo Tirta Kencana, Budi Setiawan, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pembayaran sebesar Rp333.000.000 sebagai uang tandon untuk kebutuhan produksi biomassa sebanyak 1.000 ton. “Semoga kerja sama ini dapat terjalin secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi semua pihak,” pungkasnya. (Kom-PHT/Mnt/Joy)

Editor: Tri

Copyright © 2025