PURWODADI, PERHUTANI (22/12/2025) | Dalam upaya menjaga kelestarian hutan sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan hutan, KPH Purwodadi terus memperkuat sinergi dengan aparat kepolisian dan masyarakat sekitar hutan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan patroli gabungan yang dilaksanakan di wilayah BKPH Tumpuk, Sabtu (20/12).

Patroli gabungan tersebut melibatkan jajaran Perhutani BKPH Tumpuk, Perwira Pembina (Pabin) Jaga Wana Polres Grobogan, anggota Polhutmob KPH Purwodadi, serta masyarakat desa sekitar hutan. Kegiatan menyasar petak 103 RPH Anggil-anggil BKPH Tumpuk dengan luas area sekitar 10 hektare yang dinilai strategis dan perlu pengawasan intensif.

Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Tumpuk, Aries Supriyanto, menyampaikan bahwa patroli gabungan ini merupakan langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan hutan seperti pencurian kayu, perambahan, maupun aktivitas ilegal lainnya.

“Keamanan hutan tidak bisa dijaga sendiri oleh Perhutani. Melalui patroli gabungan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh unsur, baik aparat, petugas kehutanan, maupun masyarakat, memiliki rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga hutan agar tetap lestari dan aman,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan patroli juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi dan koordinasi di lapangan sehingga apabila ditemukan indikasi gangguan keamanan hutan dapat segera ditangani secara cepat dan tepat.

Sementara itu, Pabin Jaga Wana Polres Grobogan, Aiptu Wahyu Setiawan, menegaskan bahwa keterlibatan kepolisian dalam patroli ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya Perhutani dalam menjaga kawasan hutan negara.

“Kami siap bersinergi dengan Perhutani dan masyarakat. Patroli gabungan seperti ini sangat efektif karena selain melakukan pengawasan, juga memberikan rasa aman dan efek pencegahan bagi pihak-pihak yang berniat melakukan pelanggaran hukum di kawasan hutan,” ujarnya.

Dari unsur masyarakat, salah satu warga Desa Tegalsumur yang turut serta dalam patroli menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan warga dalam menjaga hutan di wilayahnya.

“Kami merasa memiliki hutan ini karena manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat. Dengan ikut patroli bersama Perhutani dan polisi, kami jadi lebih peduli dan siap menjaga hutan dari kerusakan,” tutur salah seorang warga Desa Tegalsumur.

Melalui patroli gabungan ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keamanan dan kelestarian hutan semakin meningkat, sehingga hutan dapat terus memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat secara berkelanjutan. (Komp-PHT/Pwd/Aris).

Editor: Tri

Copyright © 2025