MALANG, PERHUTANI (05/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang perkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dengan unsur pemerintah daerah dan TNI/Polri untuk mendukung pengamanan dan pengelolaan kawasan hutan pesisir secara lestari di wilayah Kecamatan Sumawe Kabupaten Malang, Jumat, (2/1)
Dalam kegiatan ini, Perhutani berperan dalam penyediaan data kawasan hutan pesisir, pemantauan aktivitas di wilayah kerja kehutanan, serta mendukung upaya pencegahan gangguan keamanan hutan dan perairan yang berdampak pada kelestarian sumber daya alam.
Sejumlah fokus utama dibahas dalam koordinasi tersebut, antara lain penguatan sinergi intelijen maritim, khususnya dalam pencegahan dan penanggulangan penangkapan ikan ilegal (illegal fishing), pemberantasan peredaran narkoba melalui jalur laut, serta pertukaran informasi dan analisis okupasi wilayah pesisir dan perairan.
Selain itu, dibahas pula penguatan tugas pokok operasi laut yang meliputi patroli perairan, pengawasan aktivitas pelayaran dan perikanan, serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan keselamatan laut. Dalam konteks ini, Perhutani siap bersinergi melalui koordinasi pengamanan hutan pesisir dan dukungan pengawasan wilayah kerja yang berbatasan langsung dengan kawasan perairan.
Administratur Perhutani KPH Malang, Kelik Djatmiko, menyampaikan bahwa Perhutani berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan kawasan hutan dan wilayah pesisir. Kolaborasi antar-instansi dinilai penting untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang aman, tertib, dan berkelanjutan melalui koordinasi pengamanan, pertukaran data dan informasi, serta dukungan pengawasan di wilayah kerja kehutanan yang berbatasan langsung dengan perairan.
Ia menegaskan, sinergi tersebut menjadi langkah strategis dalam mencegah gangguan keamanan, menjaga kelestarian sumber daya alam, serta mendukung pembinaan dan pemberdayaan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. (Kom-PHT/Mlg/Yo)
Editor: Lra
Copyright©️2026