SURAKARTA, PERHUTANI (23/07/2025) | Semangat swasembada pangan nasional kembali digaungkan melalui sinergi antara Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta, Polres Klaten, dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Kusumo Desa Krakitan Klaten. Dalam pertemuan strategis yang digelar pada Senin (21/07) untuk memperkuat program ketahanan pangan, disepakati kesiapan bersama untuk mengoptimalkan kawasan hutan sebagai lahan produktif bagi tanaman jagung. Inisiatif ini selaras dengan program prioritas nasional serta instruksi Kapolri terkait optimalisasi lahan Perhutanan Sosial untuk mendukung mewujudkan ketahanan pangan dengan melibatkan diri dalam setiap tahapan, mulai dari pencarian lahan, pembibitan, penanaman, perawatan, hingga jaminan penyerapan hasil panen.

Administratur Perhutani KPH Surakarta melalui Wakil Administratur, Bambang Sunarto, menegaskan kesiapan Perhutani dalam mendukung pemanfaatan kawasan lahan Perhutanan Sosial untuk tanaman jagung. Ia menyampaikan bahwa Perum Perhutani KPH Surakarta sebagai pengelola Hutan Negara di wilayah Kabupaten Klaten, siap mendukung sepenuhnya kawasan lahan Perhutanan Sosial untuk ditanami jagung.

“Tentunya Perhutani tetap kedepankan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Harapannya kolaborasi yang bagus antara Perum Perhutani KPH Surakarta, Polres Klaten, dan LMDH Jati Kusumo Desa Krakitan Klaten dalam kegiatan penanaman jagung bisa berjalan dengan lancar dan nantinya pada saat panen menghasilkan produktivitas yang cukup tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, mewakili Kapolres Klaten, Bramantyo selaku Kabag SDM Polres Klaten, menyampaikan komitmen pihak kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan ini. Polres Klaten bersama Perum Perhutani dan LMDH Jati Kusumo Desa Krakitan Klaten akan melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak pada kuartal III sebagai bagian dari program nasional ketahanan pangan.

“Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak termasuk masyarakat melalui LMDH dan Kelompok Tani, dengan tujuan mendukung ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Bramantyo. Ia juga menegaskan bahwa pendampingan Polres tidak hanya pada tahap tanam tetapi juga dalam pengamanan dan pendataan.

Kegiatan pertemuan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak seperti Polres Klaten, Perum Perhutani KPH Surakarta, Bulog, Dinas Pertanian, CDK X, Muspika, LMDH, dan Kelompok Tani Hutan (KTH). Sinergi lintas sektor ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk mempercepat swasembada jagung, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekitar hutan melalui produktivitas yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dengan kolaborasi kuat ini, Klaten optimis menjadi salah satu wilayah penyokong ketahanan pangan nasional. (Kom-PHT/Ska/Mar)

Editor: Tri

Copyright © 2025