PROBOLINGGO, PERHUTANI (10/12/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo menggelar sosialisasi peralihan program pensiun dari Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) ke Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) kepada para purnawirawan Perhutani wilayah Lumajang. Kegiatan berlangsung di Warung Apung Pondok Asri Lumajang pada Selasa (09/12).
Kegiatan ini dihadiri Direktur Pengembangan dan Kepesertaan Dana Pensiun Perhutani, Toni Kuspuja Hariyanto; Dewan Pengawas Penshutindo Jatim Erman; Administratur KPH Probolinggo Akhmad Faizal beserta jajaran; pengurus Penshutindo dan Penshutani Cabang Probolinggo; serta para purnawirawan Perhutani.
Administratur KPH Probolinggo, Akhmad Faizal, menyampaikan bahwa sosialisasi ini digelar untuk memberikan pemahaman kepada para purna rimbawan mengenai perubahan skema pensiun dan dampaknya bagi nilai manfaat yang akan diterima.
“Sosialisasi ini penting agar para purnawirawan memahami perbedaan PPMP dan PPIP serta manfaatnya di masa mendatang. Ini merupakan bentuk kepedulian Perhutani dan Dana Pensiun terhadap kesejahteraan purna rimbawan,” ujarnya.
Direktur Pengembangan dan Kepersertaan Dana Pensiun Perhutani, Toni Kuspuja Hariyanto, menjelaskan bahwa perubahan menuju PPIP merupakan kebijakan modernisasi pengelolaan dana pensiun. Pada skema PPIP, manfaat pensiun ditentukan oleh akumulasi iuran dan hasil pengembangannya, yang nantinya dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).
“Peralihan ini tidak mengurangi hak peserta. Justru memberikan kepastian, transparansi, dan pengelolaan yang lebih adaptif sesuai perkembangan sistem keuangan,” jelasnya.
Salah satu purna rimbawan, Rusli Widarto, mengapresiasi kejelasan informasi yang disampaikan. Ia berharap perubahan program pensiun dapat tetap memberikan kepastian penghasilan di masa pensiun.
“Kami merasa lebih tenang setelah mendapatkan penjelasan langsung. Semoga program ini membawa manfaat bagi purna rimbawan,” ujarnya. (Kom-PHT/Pbo/Tan)
Editor:Lra
Copyright©2025