KEDU SELATAN, PERHUTANI (31/10/2025) I Wisata Sagara View of Karang Bolong meraih predikat “Top Ten Revenue 2025” untuk kategori wisata alam dalam kawasan hutan Perhutani, Jumat (31/10). Destinasi wisata ini menawarkan perspektif berbeda dalam menikmati keindahan Samudra Hindia.

Sagara View mengajak pengunjung menaiki ketinggian bukit untuk menikmati panorama laut lepas yang spektakuler, sekaligus menghadirkan fasilitas modern yang instagramable. Meski tergolong baru, wisata alam ini dengan cepat menjadi primadona karena menawarkan pengalaman yang lengkap dan eksotis.

Penghargaan predikat Top Ten Revenue 2025 diserahkan dalam rapat evaluasi kinerja wisata dan persiapan libur Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah. Dalam ajang tersebut, Sagara View of Karang Bolong berhasil meraih peringkat kedua.

Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan, Nandang Kusnanadar, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi yang diraih Sagara View of Karang Bolong. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pengelola wisata yang mampu menjaga keseimbangan antara kelestarian alam dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa hutan.

“Perhutani bersama pengelola wisata berupaya menerapkan konsep Planet, People, and Profit, yang bermakna pengelolaan hutan harus menjaga kelestarian lingkungan, memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat desa hutan, serta berkontribusi terhadap pendapatan Perhutani sebagai pengelola kawasan,” ungkapnya.

Nandang juga menambahkan bahwa Kabupaten Kebumen memiliki potensi alam yang patut dibanggakan, terutama pantai-pantai berbukit dengan panorama samudra lepas. Beberapa pantai yang berada di kawasan hutan kelola Perhutani antara lain Pantai Menganti, Pantai Logending, Pantai Lampon, dan Pantai Pecaron. Sementara di wilayah utara Kebumen terdapat destinasi alam seperti Brujul Adventure, Bukit Pentulu Indah, dan Curug Kedonondong.

Usai menerima penghargaan Top Ten Revenue peringkat kedua, Direktur Pengelola Sagara, Sri Devi Agustin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh tim, pengunjung, serta pihak-pihak yang terus mendukung Sagara View hingga mencapai keberhasilan ini.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah mengizinkan Sagara mencapai prestasi ini. Kami berkomitmen untuk terus menjaga alam agar memberikan manfaat berkelanjutan. Pengelolaan wisata Sagara berupaya menyeimbangkan antara konservasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Mari kita jaga kekayaan alam Kebumen dengan cara sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, tidak mencorat-coret fasilitas, tidak merusak bebatuan, dan tidak mengganggu satwa di area wisata,” ujarnya. (Kom-PHT/Kds/Rwi)

Editor: Tri

Copyright © 2025