JAKARTA, PERHUTANI (05/02/2026) | Perum Perhutani berkomitmen mendukung upaya pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra dengan menyalurkan bantuan berupa Madu dan Minyak Kayu Putih kepada masyarakat terdampak.

Pemberian bantuan tersebut disalurkan melalui mekanisme Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perum Perhutani sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Adapun lokasi tujuan penyaluran bantuan berada di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatra Utara.

Bantuan akan diserahkan kepada masyarakat terdampak melalui pemerintah daerah setempat agar dapat tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan di lapangan. Produk Madu dan Minyak Kayu Putih dipilih sebagai bagian dari produk unggulan Perhutani yang diharapkan dapat membantu menjaga daya tahan tubuh serta memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat dalam masa pemulihan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Perum Perhutani menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.

“Perhutani turut merasakan duka yang dialami saudara-saudara kita di Sibolga dan Tapanuli Tengah. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian kami untuk ikut meringankan beban masyarakat terdampak, melalui pemanfaatan produk andalan Perhutani yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Untuk masyarakat terdampak bencana di Kota Sibolga, Perum Perhutani menyalurkan bantuan berupa Minyak Kayu Putih sebanyak 50 dus dengan total 5.000 botol, serta Madu Klengkeng, Madu Bunga Liar, dan Madu Randu sebanyak 40 dus dengan total 480 botol. Bantuan tersebut disalurkan melalui Pemerintah Kota Sibolga agar dapat diterima secara tepat sasaran oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, untuk Kabupaten Tapanuli Tengah, Perum Perhutani menyalurkan bantuan dalam jumlah lebih besar, berupa Minyak Kayu Putih sebanyak 200 dus dengan total 20.000 botol, serta Madu Klengkeng, Madu Bunga Liar, dan Madu Randu sebanyak 156 dus dengan total 1.872 botol. Penyaluran bantuan dilakukan melalui Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai bagian dari sinergi antara BUMN dan pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana.

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian Perum Perhutani dalam penyaluran bantuan pascabencana di wilayahnya. “Bantuan berupa produk asli buatan Perhutani seperti Madu dan Minyak Kayu Putih akan sangat bermanfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan warga Tapanuli Tengah yang tengah menjalani masa pemulihan pascabencana seperti saat ini, menjaga daya tahan tubuh masyarakat dan meringankan beban mereka di tengah situasi yang penuh tantangan.” Demikian juga Walikota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, dengan dukungan Perhutani ini semoga Perhutani terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui penyaluran bantuan ini, Perum Perhutani menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pengelola sumber daya hutan negara, tetapi juga sebagai BUMN yang memiliki tanggung jawab sosial dalam mendukung pemulihan dan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, sejalan dengan arahan Badan Pengelola BUMN yang mengimbau seluruh BUMN untuk memberikan dukungan dan kontribusi dalam percepatan pemulihan pascabencana, khususnya melalui penyediaan kebutuhan infrastruktur, peralatan, dan logistik. Kom-PHT/PR/2026I04)

Untuk informasi selanjutnya dapat menghubungi:

Sofiudin Nurmansyah Sekretaris Perusahaan
Telp. (021) 7805730
Fax. (021) 7805731
Informasi tambahan Perum Perhutani di www.perhutani.co.id