KEDU UTARA, PERHUTANI (06/08/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara menggelar rapat koordinasi bersama masyarakat Desa Manggis dan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Leksono di Balai Desa Manggis, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Senin (04/08). Pertemuan ini membahas pemanfaatan jalan desa yang akan digunakan untuk kegiatan angkutan tebangan kayu dari petak hutan di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Leksono, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Perhutani, aparat kepolisian dari Polsek Leksono, perangkat desa, serta perwakilan masyarakat. Dalam forum ini, semua pihak menyampaikan pandangan dan masukan terkait teknis penggunaan jalan desa, aspek keselamatan, serta dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo, Yossy Elfirani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari keterbukaan dan tanggung jawab sosial Perhutani terhadap wilayah kerja di sekitar hutan. “Perhutani berkomitmen menjalin komunikasi dengan masyarakat dan memastikan bahwa kegiatan angkutan tebangan berjalan tertib serta tidak merugikan masyarakat,” ujar Yossy dalam sambutannya.
Ia juga menambahkan bahwa Perhutani siap bertanggung jawab terhadap pemeliharaan jalan yang dilalui kendaraan pengangkut kayu.
Kepala Desa Manggis, Suyanto, mengapresiasi inisiatif Perhutani tersebut. “Dengan adanya komunikasi terbuka seperti ini, kami merasa dilibatkan dan dihargai. Semoga kegiatan tebangan bisa berjalan lancar dan saling menguntungkan,” katanya.
Warga Desa Manggis menyambut baik kegiatan rapat koordinasi ini sebagai langkah positif dalam membangun sinergi antara institusi dan masyarakat desa. Mereka berharap kegiatan angkutan tebangan kayu dilakukan dengan tetap memperhatikan keamanan dan kenyamanan lingkungan desa.
Rapat koordinasi ini juga menghasilkan kesepakatan untuk melakukan pengecekan kondisi jalan secara berkala serta mengatur kapasitas muatan truk agar tidak menimbulkan kerusakan jalan desa. Perhutani akan menyiapkan papan informasi dan rambu lalu lintas di beberapa titik rawan untuk mendukung keselamatan. Kegiatan ini mencerminkan semangat kolaboratif antara Perhutani, masyarakat, dan aparat dalam menjaga harmoni antara aktivitas kehutanan dan kehidupan sosial masyarakat desa. (Kom-PHT/Kdu/Eko)
Editor: Tri
Copyright © 2025