BLITAR, PERHUTANI (31/07/2019) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blitar  melakukan kegiatan sosialisasi kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Dusun Baraan, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar pada Selasa (30/7).

Kegiatan tersebut dilaksanakan tepatnya di kawasan hutan petak 13d Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tembalang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wlingi yang diikuti oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wono Lestari. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Krisik, Babinkamtibmas Polsek Gandusari, Babinsa Koramil Gandusari.

Administratur Perhutani KPH Blitar Aries Indra Supartha menyampaikan bahwa sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pengertian dan pemahaman  kepada masyarakat. “Sosialisasi ini juga untuk membangun sinergi dengan lintas sektoral, diharapkan kedepannya semua unsur akan peduli dan mendukung keberhasilan program RHL,” ujar Aries.

Aries juga menjelaskan di wilayahnya pada tahun 2019 telah melaksanakan  RHL seluas 2.134,59 hektar di 5  Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) yakni BKPH Campurdarat seluas 1.365,28 Ha, BKPH Kalidawir seluas 16,86 Ha, BKPH Lodoyo Timur seluas 423,30 Ha, BKPH Kesamben seluas 73,97 Ha dan BKPH Wlingi seluas 255,18 Ha.

“Keberhasilan RHL ini harus ada keterlibatan semua pihak, dengan mengajak masyarakat untuk turut serta mendukung kegiatan yang terkait dalam usaha perbaikan lingkungan khususnya dikawasan hutan,” jelas Aries.

Ketua LMDH Wono Lestari Sutrisno menyampaikan dukungannya atas rencana yang akan dilaksanakan tersebut. “Kami siap mendukung program RHL yang dilakukan Perhutani KPH Blitar bersama Pemerintah, semoga dapat berjalan lancar serta bermanfaat bagi masyarakat sekitar khususnya,” katanya. (Kom-PHT/Btr/Ry)

Editor : Ywn
Copyright©2019