SURAKARTA, PERHUTANI (29/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta melakukan pengecekan langsung perkembangan pekerjaan persemaian di petak 7i Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tangen, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tangen, Jumat (23/05). Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan penyediaan bibit untuk mendukung program rehabilitasi, penanaman kembali, dan pengembangan hutan di masa mendatang.

Kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan ketersediaan bibit berkualitas, mengingat persemaian merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan hutan. Selain meninjau kondisi bibit, jajaran Perhutani juga berdialog dengan petugas lapangan dan masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan persemaian.

Administratur KPH Surakarta, Agus Supriyanto Ganasari, menyampaikan bahwa kualitas bibit menjadi faktor kunci dalam keberhasilan penanaman dan pertumbuhan tegakan di lapangan.

“Persemaian merupakan titik awal dari pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari penyemaian, pemeliharaan, hingga kesiapan bibit, berjalan sesuai standar teknis. Bibit yang sehat dan berkualitas akan menghasilkan tanaman yang kuat serta mampu mendukung kelestarian hutan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Subur Makmur, Suwito, menyambut baik perhatian Perhutani terhadap pengelolaan persemaian yang melibatkan masyarakat sekitar hutan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mendukung pelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan pengetahuan bagi warga.

“Kami merasa bangga bisa ikut berperan dalam menyiapkan bibit yang nantinya ditanam di kawasan hutan. Semoga kerja sama antara Perhutani dan masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan bersama,” ungkapnya.

Melalui kegiatan monitoring ini, Perhutani berharap seluruh target produksi bibit dapat tercapai, baik dari sisi jumlah maupun kualitas. Ke depan, sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan diharapkan semakin kuat dalam mendukung program penghijauan dan rehabilitasi kawasan sehingga hutan tetap lestari, produktif, serta mampu memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan. (Kom-PHT/Ska/Mar)

Editor: Tri

Copyright © 2026