TASIKMALAYA, PERHUTANI (10/02/2026) | Perum Perhutani KPH Tasikmalaya melaksanakan kegiatan silaturahmi dan koordinasi kebencanaan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya pada Selasa (10/02). Kegiatan dilaksanakan di Kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya yang beralamat di Jalan Otto Iskandardinata No. 19, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Administratur/KSKPH Tasikmalaya, Rodiana Rahman beserta jajaran, serta Kepala Bidang Kebencanaan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Azis Riswandi.
Koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanganan kebencanaan, khususnya pada kawasan hutan dan wilayah desa penyangga yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.
Wakil Administratur/KSKPH Tasikmalaya, Rodiana Rahman, menyampaikan bahwa Perhutani memiliki peran strategis dalam upaya mitigasi bencana, mengingat sebagian besar potensi bencana di Kabupaten Tasikmalaya berkaitan erat dengan kondisi kawasan hutan.
“Perhutani KPH Tasikmalaya berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dengan BPBD, terutama dalam penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan kebencanaan di wilayah hutan dan sekitarnya. Sinergi ini penting agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Rodiana Rahman.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan hutan yang berkelanjutan serta patroli terpadu merupakan bagian dari upaya preventif Perhutani dalam mengurangi risiko bencana seperti tanah longsor, banjir, serta kebakaran hutan dan lahan.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebencanaan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Azis Riswandi, mengapresiasi langkah Perhutani KPH Tasikmalaya yang proaktif dalam membangun koordinasi kebencanaan secara berkelanjutan.
“Kami menyambut baik sinergi dengan Perhutani KPH Tasikmalaya. Kawasan hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, sehingga kolaborasi ini sangat strategis dalam upaya pengurangan risiko bencana di Kabupaten Tasikmalaya,” ungkapnya.
Menurutnya, keterlibatan Perhutani dalam pemetaan wilayah rawan bencana serta pertukaran data lapangan akan memperkuat sistem peringatan dini dan meningkatkan efektivitas penanganan kebencanaan di tingkat tapak.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Tasikmalaya dan BPBD Kabupaten Tasikmalaya sepakat untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi teknis, serta rencana tindak lanjut berupa mitigasi terpadu demi perlindungan lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Perhutani KPH Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program kebencanaan daerah melalui kolaborasi multipihak guna mewujudkan pengelolaan hutan yang aman, lestari, dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Tsm/Irbas)
Editor: MS
Copyright © 2026