CEPU, PERHUTANI (19/11/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) agroforestry tebu tahap pertama dengan CV Darma Agro Nusantara di ruang kerja Administratur pada Selasa (18/11).
Administratur KPH Cepu, Mustopo, menyampaikan bahwa pemberdayaan masyarakat desa hutan merupakan langkah strategis dalam pembangunan berkelanjutan. Selain memberikan dampak sosial, program kemitraan juga memiliki nilai ekonomi yang dapat mendorong penguatan usaha kecil melalui akses kelola lahan, pendampingan teknis, serta kepastian pasar hasil pertanian tebu. Menurutnya, hal tersebut menjadi elemen penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar hutan.
Ia menambahkan bahwa Perhutani akan terus berupaya mendorong pertumbuhan sektor usaha kecil agar mampu bersaing dan berkontribusi dalam perekonomian nasional. Salah satu langkah yang ditempuh adalah melalui program kemitraan yang mempertemukan pelaku usaha kecil dengan perusahaan yang memiliki kapasitas lebih besar sehingga mereka memperoleh akses permodalan, teknologi, dan jaringan pemasaran yang lebih luas.
Kepala Sub Seksi Pengembangan Bisnis, Ninik Margiyanti, menjelaskan bahwa salah satu bentuk pemanfaatan lahan yang dijalankan Perhutani adalah melalui sistem agroforestri, yaitu integrasi tanaman kehutanan dengan tanaman pertanian secara terpadu. Tebu dipilih dalam skema ini karena memiliki siklus tanam pendek, mampu beradaptasi di lahan kering, bernilai ekonomi tinggi, serta tidak mengganggu fungsi utama hutan ketika ditanam di sela-sela tegakan.
Sementara itu, Direktur CV Darma Agro Nusantara, Priyo Dwi Siswanto, menyampaikan bahwa program kemitraan tersebut membuktikan bahwa pendekatan kolaboratif antara Badan Usaha Milik Negara dan masyarakat dapat menjadi solusi atas berbagai tantangan pembangunan, khususnya di kawasan pedesaan dan sekitar hutan.
“Kami berterima kasih kepada Perhutani KPH Cepu yang telah menerima kami sebagai mitra. Sesuai visi dan misi kami, yaitu menjadi perusahaan agribisnis yang unggul dan andal dalam memajukan pertanian serta memberdayakan sektor pertanian, kami berkomitmen membangun kemitraan yang saling menguntungkan bagi petani, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.
Penandatanganan PKS ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara Perhutani dan mitra usaha guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan hutan melalui pola agroforestri yang produktif dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Cpu/Pai).
Editor: Tri
Hak Cipta © 2025