BALAPULANG, PERHUTANI (21/08/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang menggelar kegiatan komunikasi sosial guna meningkatkan pengelolaan hutan, khususnya di wilayah Desa Kutayu, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, yang dilaksanakan di kantor pemerintahan setempat Kamis (21/08).

Acara yang berlangsung di Balai Desa Kutayu ini dihadiri jajaran Perhutani KPH Balapulang, meliputi Kepala Sub Seksi Pengembangan Bisnis, Kepala Sub Seksi Optimalisasi Aset, Kepala Sub Seksi Hukum, Kepatuhan, Agraria dan Komunikasi Perusahaan, serta Kepala Desa Kutayu. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Perhutani dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar hutan, dengan harapan dapat saling menyatukan persepsi pembangunan bidang kehutanan dan pembangunan sektor pedesaan yang saling mendukung untuk kemajuan perekonomian masyarakat sekitar hutan.

Pentingnya kegiatan pengelolaan hutan ini dalam rangka memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat, lingkungan, dan keberlanjutan sumber daya hutan yang ada di Perhutani, di antaranya dapat mengurangi deforestasi dan degradasi hutan, mempertahankan biodiversitas, menjaga keseimbangan iklim, menyediakan hasil hutan yang berkelanjutan, menjamin kesejahteraan masyarakat sekitar hutan, memastikan pasokan air bersih, meningkatkan nilai ekonomi hutan, dan juga dapat mempromosikan pembangunan ekonomi lokal.

Administratur KPH Balapulang melalui Kepala Sub Seksi Pengembangan Bisnis, Haryanto, menyampaikan bahwa kegiatan komunikasi sosial merupakan salah satu upaya membangun sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat.

“Perhutani selaku pengelola hutan negara berupaya melakukan pendekatan sosial, karena dalam mengemban amanah ini tentunya membutuhkan dukungan dari para pemangku kepentingan. Harapannya, visi Perhutani menjadi perusahaan pengelola hutan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat dapat terwujud,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kutayu, Masturo, menyatakan dukungan terhadap program-program Perhutani, terutama dalam aspek keamanan, pengelolaan, dan pelestarian hutan. “Sebagian warga kami juga ada yang menjadi pekerja tebangan, pesanggem, maupun pekerjaan lainnya. Dengan turut serta dalam program-program Perhutani, kami berharap kesejahteraan warga semakin meningkat dan derajat sosial mereka ikut terangkat,” pungkasnya. (Kom-PHT/Bpl/Pku)

Editor: Tri

Copyright © 2025