KENDAL, PERHUTANI (13/01/2026) | Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal bersinergi dengan Kepala Kepolisian Sektor Singorejo beserta jajaran kepolisian setempat untuk memperkuat pengamanan hutan dan kesiapsiagaan bencana alam. Kegiatan tersebut meliputi patroli bersama, pembagian peta rawan bencana, koordinasi penanganan pohon tumbang, serta edukasi kepada masyarakat guna mencegah pelanggaran hukum dan memitigasi risiko bencana di wilayah hutan.

Selain itu, dilaksanakan inspeksi mendadak kesiapsiagaan di setiap pos keamanan hutan dalam menghadapi potensi bencana alam yang tidak terduga di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Boja, Resort Pemangkuan Hutan Ngareanak. Kegiatan Kesiapsiagaan Bencana dan Penanganan Gangguan Keamanan Hutan tersebut dipimpin oleh Perwira Pembina Jaga Wana KPH Kendal pada Senin (12/01).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kepolisian Sektor Singorejo AKP Sudali beserta anggota, Perwira Pembina Jaga Wana Iptu Jamzuri, serta Komandan Regu Polhutmob KPH Kendal Farikin bersama anggota. Kegiatan ini bertujuan untuk pembinaan serta antisipasi bencana alam yang berpotensi terjadi di wilayah administratif Kabupaten Kendal dan Kabupaten Semarang.

Administratur KPH Kendal melalui Kepala BKPH Boja Moh Abidin menyampaikan bahwa pihaknya siap mengantisipasi potensi bencana akibat curah hujan tinggi yang dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor di kawasan hutan Perhutani KPH Kendal. Personel Polhutmob siap melaksanakan tugas sesuai prosedur kerja Perhutani KPH Kendal dalam penanganan bencana alam dan gangguan keamanan hutan. Ia menegaskan bahwa jajaran Perum Perhutani dan Polhutmob akan terus bersinergi dengan instansi terkait serta masyarakat sekitar hutan untuk menjaga keamanan dan membantu penanganan apabila terjadi bencana alam.

Sinergi antara Polhut dan Polsek tersebut melibatkan pertemuan rutin, patroli terpadu, serta kolaborasi dalam penanganan kayu akibat bencana alam di dekat jalan raya guna memastikan keselamatan publik dan kelestarian hutan. Kerja sama ini juga meningkatkan kesadaran bersama terhadap potensi bencana alam, terutama pada musim hujan, tegas Kepala Kepolisian Sektor Singorejo AKP Sudali.

Perwira Pembina Jaga Wana dari jajaran Kepolisian Iptu Jamzuri menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut juga mencakup edukasi hukum dan peningkatan kesadaran lingkungan bagi masyarakat sekitar hutan. Upaya ini dilakukan untuk mencegah aktivitas ilegal serta meningkatkan kepatuhan masyarakat, sekaligus memberikan arahan terkait manajemen penanganan bencana alam demi menjaga kelestarian hutan.

Selain penanganan potensi bencana, sinergi ini juga mencakup patroli rutin untuk memantau gangguan keamanan hutan dan memastikan jalur-jalur vital bebas dari gangguan pohon tumbang. Patroli tersebut dilaksanakan bersama Polsek Singorejo, Polsek Boja, dan Polsek Mijen, imbuh Komandan Regu Polhutmob KPH Kendal Farikin.

Ia menambahkan bahwa di wilayah pangkuan KPH Kendal diharapkan sinergi dan kolaborasi dapat terus terjaga dalam suasana yang kondusif. Namun demikian, seluruh pihak tetap harus siap siaga dan waspada mengingat dalam beberapa waktu terakhir banyak terjadi bencana alam di berbagai wilayah Indonesia, ujar Kepala Resort Pemangkuan Hutan Ngareanak Sutrisno. (Kom-PHT/Knd/Tmy)

Editor: Tri
Copyright © 2026