okezone saguSORONG – Perum Perhutani menyebutkan, pabrik sagu Perhutani akan memberikan kontribusi terhadap pendapatan negara melalui devisa. Pasalnya, produksi sagu Perhutani sudah ada negara tujuan ekspor yang menunggu
Direktur Utama Perum Perhutani Bambang Sukmananto mengatakan, hasil produksi sagu Perhutani diprioritaskan terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
“Kalau harganya bagus ya kita butuh ekspor juga dong, jadi sebagian domestik, sebagian ekspor, jadi kita butuh devisa juga,” kata Bambang kepada wartawan di Pabrik Sagu Perhutani, Kais, Sorong Selatan, Papua (4/9/2014).
Bambang menyebutkan, negara yang sudah menyatakan minatnya untuk mengonsumsi sagu Perhutani adalah Jepang. “Kita sudah ada negara tujuan ekspor, salah satunya Jepang,” tambahnya.
Bambang menuturkan, produksi sagu Indonesia melalui Perhutani memang kalah start dengan sagu Malaysia. Di mana, Malaysia telah merintis industri tersebut sejak 1968.
“Tapi kualitas sagu kita lebih bagus dibandingkan dengan sagu Malaysia, sudah dilakukan penelitian, namanya sagu Raja, yang terbaik di Bentuni dan Kais,” pungkasnya.
(rzk)

Sumber : www.economy.okezone.com
Tanggal : 4 September 2014