BANYUMAS BARAT, PERHUTANI (18/02/2026) | Guna memantapkan tata kelola hutan yang berkelanjutan serta mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat sekitar, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat melaksanakan koordinasi strategis dengan Pemerintah Dusun Serang, Desa Datar, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap. Pertemuan ini difokuskan pada upaya sinkronisasi pemanfaatan kawasan hutan agar tetap seimbang antara kepentingan ekologi dan kesejahteraan sosial masyarakat desa.

Administratur/KKPH Banyumas Barat melalui  Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wanareja, Sholehan. Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Dayeuhluhur, Sutedjo, beserta jajaran personel lapangan. Dari unsur pemerintah desa, hadir Kepala Dusun Serang, Nanto, yang mewakili masyarakat setempat.

Kepala BKPH Wanareja, Sholehan, menjelaskan bahwa koordinasi kewilayahan ini merupakan langkah preventif sekaligus edukatif dalam mengelola kawasan hutan negara yang berbatasan langsung dengan permukiman warga. Menurutnya, dukungan tokoh masyarakat seperti Kepala Dusun sangat krusial dalam menjaga kondusivitas serta mengantisipasi berbagai gangguan keamanan hutan.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan pengelolaan hutan tidak dapat dicapai secara mandiri oleh Perhutani. Peran aktif perangkat desa dan masyarakat Dusun Serang sangat kami harapkan, terutama dalam pengawasan bersama serta pemanfaatan lahan di bawah tegakan yang sesuai dengan ketentuan,” ujar Sholehan.

Dalam forum tersebut juga dibahas berbagai skema kerja sama yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan nilai ekonomi warga tanpa mengurangi fungsi utama hutan. Perhutani menekankan pentingnya menjaga batas wilayah serta kelestarian lingkungan agar manfaat hutan tetap dapat dirasakan hingga generasi mendatang.

Kepala RPH Dayeuhluhur, Sutedjo, menambahkan bahwa koordinasi rutin bertujuan menyamakan persepsi di lapangan. Ia berharap melalui komunikasi yang intensif, setiap potensi permasalahan dapat segera dicarikan solusi terbaik secara musyawarah.

Kepala Dusun Serang, Nanto, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Perhutani yang proaktif merangkul pemerintah dusun. Ia menyatakan komitmennya untuk membantu menyosialisasikan pentingnya menjaga hutan kepada masyarakat.

“Kami dari Dusun Serang, Desa Datar, siap bersinergi untuk menjaga keamanan hutan di wilayah kami. Bagi masyarakat, hutan merupakan sumber air dan pelindung lingkungan sehingga kelestariannya menjadi tanggung jawab bersama,” ungkap Nanto.

Kegiatan koordinasi diakhiri dengan diskusi mengenai pemetaan area rawan longsor serta rencana kerja bersama untuk periode mendatang. Melalui langkah sinergis ini, diharapkan pengelolaan kawasan hutan di wilayah Dayeuhluhur semakin optimal dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh pihak. (Kom-PHT/Byb/Twn)

Editor: Tri
Copyright © 2026