TASIKMALAYA, PERHUTANI (25/02/2026) | Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan hutan selama bulan suci Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 H/2026 M, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VI (CDK Wilayah VI). Kegiatan tersebut digelar di Kantor BKPH Singaparna pada Rabu (25/02).
Hadir dalam kegiatan tersebut Asper/KBKPH Singaparna, Ato Susanto, beserta jajaran. Dari pihak CDK Wilayah VI turut hadir jajaran Penyuluh Kehutanan, mewakili fungsi pembinaan dan pendampingan masyarakat sekitar hutan.
Koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengamanan kawasan hutan, mengingat pada periode Ramadan hingga Lebaran umumnya terjadi peningkatan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan, baik untuk kebutuhan ekonomi, mobilitas mudik, maupun potensi gangguan keamanan seperti pencurian kayu dan perambahan.
Administratur/KKPH Tasikmalaya melalui Ato Susanto menyampaikan bahwa momentum ramadan harus dijaga dengan pendekatan humanis namun tetap tegas terhadap pelanggaran hukum kehutanan. “Kita ingin memastikan kawasan hutan tetap aman, kondusif, dan produktif. Sinergi lintas sektor adalah kunci, pengamanan tidak bisa berjalan parsial,” tegasnya.
Sementara itu, Penyuluh Kehutanan CDK Wilayah VI, Aceng Solihin, menyampaikan bahwa pendekatan preventif melalui edukasi dan komunikasi sosial menjadi prioritas selama ramadan. “Kami siap mengintensifkan penyuluhan kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan masyarakat sekitar kawasan agar kesadaran kolektif dalam menjaga hutan semakin meningkat. Pengamanan bukan hanya soal patroli, tetapi juga membangun mindset perlindungan hutan sebagai tanggung jawab bersama,” ungkapnya.
Dalam forum tersebut dibahas pula pemetaan titik-titik rawan gangguan keamanan hutan (Gukamhut), strategi patroli rutin dan insidentil, serta peningkatan kewaspadaan pada jalur-jalur akses keluar masuk kawasan hutan yang berpotensi dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal.
Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan stabilitas keamanan kawasan hutan di wilayah kerja BKPH Singaparna selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H dapat terjaga secara optimal. Sinergi Perhutani dan CDK Wilayah VI ditegaskan sebagai langkah konkret dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus memastikan tata kelola berjalan sesuai prinsip kelestarian, kepatuhan hukum, dan keberlanjutan jangka panjang.
(Kom-PHT/Tsm/Irbas)
Editor : MS
Copyright@2026