KEDU UTARA, PERHUTANI (22/08/2025) | Gunung Sumbing, salah satu gunung tertinggi di Jawa Tengah, terus menjadi tujuan favorit para pendaki. Salah satu jalur yang kini semakin dikenal adalah jalur pendakian via Adipuro, Kaliangkrik. Jalur ini dikelola melalui kerja sama antara Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara dengan mitra pengelola wisata serta masyarakat desa hutan. Kolaborasi tersebut tidak hanya memberikan pengalaman mendaki yang aman dan nyaman, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi signifikan bagi warga sekitar.
Jalur Adipuro menawarkan panorama menakjubkan mulai dari hutan pinus, padang rumput luas, hingga pesona lautan awan yang menjadi daya tarik utama. Perhutani bersama mitra berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengembangkan fasilitas pendukung pendakian, seperti area parkir, basecamp, hingga pos peristirahatan. Dengan penataan yang baik, jalur ini semakin diminati pendaki dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.
Dampak positif kehadiran wisata pendakian ini sangat dirasakan oleh masyarakat. Banyak warga yang terlibat langsung dalam pengelolaan basecamp, menjadi porter, pemandu, penyedia jasa kuliner, hingga usaha penginapan sederhana. Perputaran ekonomi dari kegiatan pendakian terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa hutan secara berkelanjutan.
Administratur KPH Kedu Utara, Maria Endah Ambarwati, menegaskan pentingnya sinergi antara Perhutani, mitra, dan masyarakat. “Pendakian Gunung Sumbing via Adipuro didorong untuk dikelola dengan prinsip berkelanjutan. Tujuan utamanya adalah agar wisata alam ini tidak hanya memberikan pengalaman mendaki, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi bagi masyarakat desa hutan,” ungkapnya.
Sementara itu, pengelola Basecamp Adipuro, Ridho, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang terjalin. “Alhamdulillah, dengan adanya jalur resmi via Adipuro, masyarakat semakin terbantu secara ekonomi. Pendaki juga merasa lebih nyaman karena jalurnya terkelola dengan baik dan lebih aman. Kami berharap ke depan kerja sama ini semakin ditingkatkan,” ujarnya.
Ke depan, Perhutani bersama mitra akan terus memperkuat kolaborasi dalam peningkatan kualitas layanan, keamanan jalur, serta aspek konservasi hutan. Dengan demikian, pendakian via Adipuro Kaliangkrik dapat menjadi contoh pengelolaan wisata alam yang ramah lingkungan, memberikan manfaat langsung, serta mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar Gunung Sumbing. (Kom-PHT/Kdu/Eko)
Editor: Tri
Copyright © 2025