PURWODADI, PERHUTANI (30/12/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus berkomitmen menjaga keamanan dan kelestarian hutan melalui kegiatan patroli keamanan hutan yang melibatkan berbagai pihak. Kali ini, patroli dilaksanakan bersama mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) serta masyarakat Desa Katekan di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jatipohon, Senin (29/12).
Kegiatan patroli dilakukan di Petak 83B Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jangglengan, BKPH Jatipohon, dengan luas area sekitar 4,2 hektare. Lokasi tersebut merupakan kawasan tanaman jati tahun tanam 2001 yang telah memasuki fase pengelolaan menjelang rencana tebang pada tahun 2027, sehingga memerlukan pengawasan intensif guna mencegah gangguan keamanan hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Jatipohon Tutut Sugianto menyampaikan bahwa patroli bersama tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Perhutani dalam menjaga aset hutan negara sekaligus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan. Ia menjelaskan bahwa patroli keamanan hutan dilaksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan hutan, khususnya pada areal tanaman jati yang telah memasuki umur produktif. Keterlibatan mahasiswa dan masyarakat desa hutan dinilai sebagai wujud kolaborasi nyata dalam menjaga kelestarian hutan secara berkelanjutan.
Kegiatan patroli ini juga melibatkan mahasiswa UGM yang sedang mengikuti rangkaian Praktikum Silvikultur Intensif di wilayah kerja BKPH Jatipohon. Selain sebagai sarana pembelajaran lapangan, keikutsertaan mahasiswa diharapkan dapat menambah wawasan praktis terkait pengelolaan dan pengamanan hutan produksi.
Salah satu perwakilan mahasiswa UGM Diana Putri menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan Perhutani untuk terlibat langsung dalam kegiatan patroli keamanan hutan. Menurutnya, melalui kegiatan tersebut mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai pengelolaan hutan jati, termasuk aspek keamanan dan perlindungan hutan, sehingga sangat mendukung pemahaman dalam praktikum silvikultur intensif karena dapat melihat langsung penerapan teori di lapangan.
Dukungan juga disampaikan Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Ngudi Makmur Desa Katekan Wagiyo yang menyatakan kesiapan masyarakat untuk bersinergi dengan Perhutani dalam menjaga keamanan hutan. Ia menegaskan bahwa hutan merupakan sumber penghidupan dan lingkungan hidup bagi masyarakat sehingga patroli bersama tersebut menumbuhkan rasa tanggung jawab untuk menjaga hutan agar tetap aman dan lestari.
Melalui kegiatan patroli keamanan hutan yang melibatkan Perhutani, mahasiswa, dan masyarakat desa hutan ini, diharapkan tercipta rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian hutan serta mendukung pengelolaan hutan yang aman, produktif, dan berkelanjutan di wilayah KPH Purwodadi.
(Kom-PHT/Pwd/Aris)
Editor: Tri
Copyright © 2025