TIMESINDONESIA.CO.ID (18/03/2019) | Tanamkan rasa cinta hutan sejak dini, Perhutani Banyuwangi Barat membina Pramuka Saka Wanabakti. Untuk memaksimalkan penyerapan materi, kegiatan ini pun digeber langsung di hutan.

Tepatnya di tempat wisata Air Terjun Kembar Legomoro, di Desa Margomulyo, Kecamatan Glenmore. Sebuah destinasi unggulan Banyuwangi yang berada diwilayah Perhutani KPH Banyuwangi Barat.

Humas Perhutani KPH Banyuwangi Barat, Sunardi, selaku pembina menjelaskan, di sini pramuka perwakilan sekolah di Kecamatan Glenmore dan Sempu tersebut diajak belajar dan melihat langsung proses pelestarian hutan. Khususnya jenis komoditas pohon pinus.

“Mereka kita ajak melihat dan mengenal langsung tanaman pinus, mulai proses persemaian, sadapan, pemeliharaan, tebangan dan keamanan,” katanya, Senin (18/3/2019).

Dengan telaten, Sunardi juga memberi jawaban detil atas pertanyaan yang dilontarkan para siswa. Istimewanya, demi menumbuhkan rasa ikut memiliki, Pramuka di bawah naungan Perhutani tersebut rencananya juga akan dilibatkan dalam pengelolaan wisata Air Terjun Kembar Legomoro.

“Dengan begitu diharapkan bisa tumbuh rasa cinta sejak dini dikalangan siswa, khususnya dijajaran Pramuka Saka Wanabakti terhadap pelestarian hutan, lingkungan dan alam,” ungkapnya.

Untuk diketahui, selain kepada masyarakat penyangga hutan, Perhutani Banyuwangi Barat secara berkala memang terus melakukan pembinaan terhadap Pramuka Saka Wanabakti di wilayahnya. Tujuannya untuk mengenalkan sekaligus melibatkan langsung para siswa dalam pelestarian dan pengelolaan, cinta hutan, lingkungan dan alam.

 
Sumber : timesindonesia.co.id
Tanggal : 18 Maret 2019