BANYUWANGI SELATAN,PERHUTANI (7/4/2026) I – Dalam rangka perkuat sinergitas dan tangkap peluang kerjasama pengelolaan dan pemanfatan kawasan Hutan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan menerima kunjungan silaturahim dan koordinasi Tokoh Masyarakat yang juga mitra usaha/investor guna satukan persepsi dan pemahaman terkait tata cara dan mekanisme pelaksanaan pengelolaan dan kerjasama pemanfaatan pada kawasan hutan di kantor KPH Banyuwangi Selatan pada Senin (6/4).
Administratur Perhutani Banyuwangi Selatan Wahyu Dwi Hadmojo melalui KSS HKA & Komper Didik Nurcahyo menyampaikan pemanfaatan kawasan hutan dapat dilakukan secara bersama dengan pihak terkait seperti LMDH/entitas bisnis, Pemkab, Pemdes/Bumdes, swasta/investor, PT dll melalui mekanisme kerjasama (PKS) guna optmalisasi pemanfaatan kawasan hutan untuk peningkatan kesejahteraan bersama karena pembangunan kehutanan dalam pelaksanaanya mempunyai tiga aspek yang harus berjalan seimbang yakni aspek ekologi, sosial dan ekonomi agar terwujudnya tujuan pembangunan hutan yakni hutan lestari masyarakat sejahtera, maka dari itu dukungannya semua stakeholder sangat diperlukan untuk pembahasan awal kerjasama pemanfaatan kawasan hutan, tuturnya.
Masih Didik, pada prinsipnya kami mendukung giat kerjasama pemanfaatan kawasan hutan untuk tanaman kayu FGS seperti Balsa dan MPTS seperti alpukat, petai, mangga dll serta tumpangsari dibawahnya di kawasan hutan sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku, apalagi ini sejalan dengan program asta cita pemerintaah salah satunya ketahanan pangan dan pemberdayaan usaha mikro/kecil ini merupakan tangkap peluang kerjasama pemanfatan hutan dan kita harapkan dari pemanfaatan kawasan hutan seperti untuk penghasil buah,kayu dan tanaman pertanian diharapkan nantinya dapat membawa dampak adanya peningkatan pendapatan masyarakat sekitar, swasta/investor dan pemberdayaan muatan lokal untuk pulihkan ekonomi dan rajut harmoni, dan kami pesan agar nantinya dapat menjaga kondusifitas dilapangan agar hutan tetap aman dan masyarakat sekitar hutan kondusif. Kami berharap dalam pelaksanaanya kerjasama agar mitra bisnis mengajukan proposal kerjasama dengan dilampiri dokumen pendukungnya agar segera dibahas, tinjaulapang dan proses pengusulan ke Divre jatim lanjut ke Kanpus untuk persetujuan kerjasamanya, terangnya…
Selanjutnya mitra bisnis yang juga tokoh masyarakat Rogojampi Banyuwangi Sugiarto menyampaikan terima kasih atas perkenan menerima kunjungan silaturahim dan koordinasi yang fasiltasi untuk pembahasan awal kerjasama, karena hal ini dapat meningkatkan sinergitas dan kerja sama antara stakeholder yakni investor/mitra bisnis dengan Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, serta disampaikan juga apresiasi atas dukungan kegiatan pemanfaatan hutan yang bermitra dengan masyarakat sekitar hutan termasuk tokoh masyarakat dan Investor yang dapat sejahterakan masyarakat desa hutan, tuturnya.
Kami berharap tambah Sugiarto selaku Pimpinan PT. Nadroh Barokah Sejahtera Rogojampi Banyuwangi, dari kerjasama nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan semua pihak baik kami, masyarakat dan Perhutani, dan kami sepakat akan mematuhi ketentuan mekanisme kerjasamanya termasuk proposal permohonan kerjasama serta akan mengedepankan untuk jaga kondusifitas masyarakat sekitar hutan agar tetap lestari dan yang terpenting dari giat kerjasama ini nantinya dapat membawa dampak positif yakni peningkatan kesejahteraan bersama termasuk masyarakat sekitar hutan dan hutan tetap aman dan lestari, pungkasnya.( Kom-PHT/Bws/Dik).