BANYUMAS BARAT, PERHUTANI (01/02/2026) | Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lumbir menyelenggarakan kegiatan pembinaan bagi tenaga penyadap getah pinus di kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Karangpucung. Kegiatan yang dipusatkan di Petak 7f RPH Karangpucung tersebut bertujuan memberikan edukasi teknis sekaligus mempererat sinergi antara manajemen Perhutani dan mitra kerja lapangan pada Sabtu (01/02).

Administratur KPH Banyumas Barat melalui Kepala BKPH Lumbir Kuswoyo menyampaikan bahwa integrasi antara kegiatan produksi getah dan kayu harus berjalan secara selaras. Dengan dimulainya awal tebangan di wilayah tersebut, diharapkan kerja sama antara petugas lapangan dan masyarakat sekitar hutan semakin solid. Menurutnya, tradisi syukuran merupakan bentuk kearifan lokal yang terus dijaga sebagai simbol permohonan keselamatan kerja bagi seluruh kru.

Sementara itu, perwakilan penyadap Petak 7f Wahyo menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pembinaan yang diberikan oleh manajemen KPH Banyumas Barat. Ia menilai pembinaan langsung di petak kerja memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai target produksi dan standar kualitas yang ditetapkan perusahaan, sehingga para penyadap merasa lebih termotivasi dan tenang dalam menjalankan aktivitas kerja.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan diskusi antara jajaran manajemen dan para penyadap. Melalui kegiatan tersebut, Perhutani KPH Banyumas Barat berharap target produksi tahun 2026 dapat tercapai secara optimal sekaligus menjaga fungsi ekologis hutan melalui praktik pengelolaan hutan yang lestari. (Kom-PHT/Byb/Twn)

Editor: Tri
Copyright © 2026