SEMARANG, PERHUTANI (09/04/2026) | Perhutani KPH Semarang melalui bidang lingkungan melaksanakan kegiatan uji tanah dan pengamatan ekosistem di wilayah BKPH Kedungjati, tepatnya di Desa Gumukrejo, pada Rabu (09/04). Kegiatan tersebut melibatkan tim lingkungan Kantor KPH Semarang, KSS K3L Agus Sudono beserta staf, Asisten Perhutani atau Kepala BKPH Kedungjati bersama jajaran, serta mahasiswa magang dari Ilmu Tanah Universitas Gadjah Mada dan Ilmu Geografi Universitas Negeri Semarang sebagai bagian dari implementasi pembelajaran lapangan.

Uji tanah dilakukan pada berbagai tipe penggunaan lahan, meliputi kawasan hutan tanaman kelas umur lima tahun, lahan agroforestry dengan komoditas jagung, serta areal tanaman kayu putih dan gamal. Kegiatan ini bertujuan memperoleh data kondisi dan karakteristik tanah sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan hutan.

Selain itu, dilakukan pula pengamatan komponen ekosistem yang mencakup vegetasi flora dan fauna. Hasil pengamatan ini diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai keterkaitan antara kondisi tanah, tutupan vegetasi, dan keanekaragaman hayati dalam satu kesatuan bentang alam.

Kegiatan ini juga mengacu pada ketentuan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan, antara lain prinsip pengelolaan hutan lestari sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan serta penguatan aspek perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Di tempat terpisah, Administratur atau Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan Semarang Misa Ekaristi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat basis data lapangan dalam mendukung pengelolaan hutan yang adaptif dan berkelanjutan.

“Data hasil uji tanah dan pengamatan ekosistem memberikan gambaran kondisi riil di lapangan, sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan teknis pengelolaan hutan yang lebih tepat sasaran,” jelas Administratur atau Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan Semarang Misa Ekaristi.

Sementara itu, mahasiswa Ilmu Tanah Universitas Gadjah Mada Husein menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung bagi kami untuk memahami kondisi tanah di berbagai tipe penggunaan lahan, sekaligus melihat keterkaitannya dengan vegetasi dan pengelolaan hutan. Ini sangat bermanfaat untuk penguatan kompetensi kami di bidang ilmu tanah,” ungkap mahasiswa Ilmu Tanah Universitas Gadjah Mada Husein.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Perhutani KPH Semarang untuk terus memperkuat pengelolaan hutan secara berkelanjutan berbasis data dan kaidah ilmiah. (Kom-PHT/Smg/Noe)

Editor: Tri
Copyright © 2026