PURWODADI, PERHUTANI (19/07/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sambirejo melaksanakan kegiatan patroli gabungan bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tarub Rimba Sakti, pada Sabtu (19/07), untuk menjaga kondusivitas kawasan hutan sekaligus memperkuat sinergi pengamanan bersama masyarakat desa hutan.
Kegiatan patroli dilaksanakan dengan menyusuri petak-petak rawan gangguan keamanan hutan (gukamhut), yaitu petak 153, 154, dan 155 yang berada di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sendangpakelan, BKPH Sambirejo. Patroli ini dipimpin langsung oleh Kepala BKPH Sambirejo didampingi Kepala RPH Sendangpakelan, mandor, serta anggota LMDH Tarub Rimba Sakti.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya sistematis dan preventif Perhutani bersama LMDH untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan hutan, seperti pencurian kayu, perambahan, dan aktivitas ilegal lainnya yang dapat mengancam kelestarian kawasan hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Sambirejo, Susilo, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi aktif antara jajaran Perhutani dan LMDH dalam menjaga hutan.
“Perhutanii menyadari bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan kelestarian hutan tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi melalui kolaborasi yang kuat bersama masyarakat desa hutan. Patroli bersama ini adalah wujud nyata semangat gotong royong antara Perhutani dan LMDH Tarub Rimba Sakti. Harapannya, kawasan hutan tetap aman, lestari, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” jelas Susilo.
Sementara itu, Kepala RPH Sendangpakelan, Hero Prasetyo, menuturkan bahwa ketiga petak yang disusuri dalam kegiatan patroli merupakan titik-titik strategis yang berpotensi rawan terhadap gangguan. “Perhutani sudah memetakan potensi rawan di petak 153, 154, dan 155. Oleh karena itu, patroli ini dilakukan dengan pendekatan dialogis dan edukatif kepada masyarakat. Perhutani juga mengedepankan tindakan preventif agar hutan tetap terjaga kelestariannya,” ungkap Hero.
Ketua LMDH Tarub Rimba Sakti, Siswanto, menyatakan bahwa partisipasi masyarakat dalam kegiatan seperti ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial terhadap keberlangsungan fungsi hutan.
“Kami dari LMDH Tarub Rimba Sakti merasa memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk ikut menjaga hutan. Hutan bukan hanya milik negara, tetapi juga sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar. Maka sudah sepatutnya kami terlibat aktif dalam patroli keamanan hutan,” ujarnya.
Selain menyusuri jalur-jalur rawan, kegiatan patroli ini juga dimanfaatkan untuk mendata kondisi tutupan vegetasi dan potensi gangguan di sekitar kawasan hutan. Diharapkan melalui patroli berkala dan kolaboratif ini, keamanan dan kelestarian kawasan hutan di wilayah KPH Purwodadi dapat terus terjaga. (Kom-PHT/Pwd/Aris)
Editor: Tri
Copyright © 2025