"Loading..."

Dirut Perhutani Bersama KBUMN Lakukan Tracking Wisata SEETF BOGOR

BOGOR, PERHUTANI (19/09/2021) | Direktur Utama Perum Perhutani, Wahyu Kuncoro bersama pejabat Kementerian BUMN dan BUMN lakukan tracking menyusuri kawasan hutan Hambalang Sentul Eco Edu Tourism Forest (SEETF) di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Babakan Madang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bogor, Sabtu (19/9).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Asisten Deputi Bidang SDM BUMN Andus Winarno, Asisten Deputi Management risiko dan kepatuhan Dwi Arypurnomo, Presiden Komisaris Semen Indonesia, Fadjar Judiasiawan, Direktur Keuangan dan manajemen risiko PT Pelni Ony Suprihartono, SEVP Bisnis Sufort PTPN Faisal Ahmad, Plt. Komisaris Utama PT. PAL Indonesia, Didik Prasetyo,  Administratur KPH Bogor Ahmad Rusliadi beserta jajaran. Kegiatan tracking tersebut dilaksanakan dalam rangka melihat langsung aksesibilitas infrastruktur dan daya tarik obyek wisata SEETF.

Wahyu Kuncoro mengungkapkan bahwa Sentul Eco Edu Tourism Forest merupakan salah satu aset Perhutani yang sangat berharga, dimana dalam kawasan tersebut sangat memperhatikan estetika sumberdaya alam, baik sebagai daya tarik wisata juga mengandung nilai edukasi pendidikan alam, serta sebagai catchment area atau buffer zone penyangga ibu kota Jakarta.

“Lokasi SEETF yang merupakan hasil kerja sama pemerintah Indonesia dan Korea tahun 2008 yang dikelola Perhutani membuka peluang kerjasama para investor untuk berinvestasi bersama-sama mengelola sebagai mitra Perhutani,” ujarnya.

Sementara itu Ahmad Rusliadi menyampaikan bahwa kawasan wisata SEETF yang memiliki keluasan ± 670 ha, diresmikan oleh Menteri Kehutanan Korea dan Menteri Kehutanan RI pada tahun 2013, dan selama pelaksanaan pembangunan dibawah pengawasan dan pengelolaannya oleh Perum Perhutani.

“Wisata SEETF cocok untuk kegiatan pendidikan, pelatihan, rekreasi dan menyalurkan hobi fotografi atau bersepeda, bahkan saat ini sudah dibuka tracking bagi wisatawan yang hobi melintasi hutan alam, menyusuri sungai bersama keluarga maupun kelompok dengan jalur tracking 5 km. Di lokasi ini juga tersedia arena belajar dengan fasilitas berupa villa, resort, camping ground, hutan konservasi, agrowisata, aula terbuka dan tempat meeting,” pungkasnya. (Kom-PHT/Bgr/mul).

Editor : Ywn
Copyright©2021