"Loading..."

Perhutani Dukung Pemkot Solo dalam Gelaran “Bakdan Ing Balekambang”

SURAKARTA, PERHUTANI (17/05/2021) | Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta dalam acara Pembukaan Event Bakdan Ing Balekambang (Lebaran di Balekambang). Kegiatan dilaksanakan dengan ditandai Penyerahan dan Penanaman Pohon secara simbolis oleh Administratur KPH Surakarta Sugi Purwanta kepada Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Aryo Widyandoko di Taman Balekambang Surakarta, Kamis (13/05).

Hadir pula dalam kegiatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surakarta Gatot Sutanto, Asisten Pemerintahan Kinkin Subekti, Wakil Administratur KPH Surakarta Susilo Winardi, Camat wilayah Kota Surakarta, perwakilan Karang Taruna, masing-masing bersama jajaran.

Seremonial pembukaan Bakdan ing Balekambang ditandai dengan penanaman pohon di Taman Balekambang dan Penyerahan Pohon untuk 5 (Lima) Kecamatan se-Kota Surakarta. Adapun jenis pohon yang diserahkan oleh Perhutani KPH Surakarta antara lain : 10 pohon Sala dan 10 pohon Duwet Putih kepada Taman Balekambang, 55 pohon Sirsak untuk Karang Taruna Kadipiro, dan 59 pohon Sala untuk 5 Kecamatan dan seluruh Kelurahan se kota Surakarta.

Administratur KPH Surakarta, Sugi Purwanta mengatakan bahwa pemberian bantuan bibit khususnya pohon Sala merupakan bentuk kontribusi Perhutani untuk menghijaukan wilayah yang berada di lingkungan sekitar.

“Karena pohon Sala merupakan simbol kota Solo yang jarang ditanam dan sudah kita komunikasikan dengan ahli Botani/Dendrologi dari fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tentang kebenaran jenis pohon Sala dimaksud. Pohon Sala (Cynometra ramiflota) ini adalah jenis yang  juga terdapat di Sitihinggil Keraton Solo, yang konon ditanam oleh Ki Gede Solo. Kami berharap agar ke depan banyak tempat di Solo ditanami pohon Sala, terutama di kantor-kantor pemerintahan, fasilitas umum dan tempat-tempat strategis lainnya”, ujarnya.

Lebih lanjut Sugi menjelaskan bahwa selain sebagai simbol Kota Solo, jenis tanaman ini juga dapat berfungsi untuk penghijauan, menambah keindahan dan menyerap emisi atau mengurangi pencemaran lingkungan.

Walikota Surakarta melalui Asisten Pemerintahan Kinkin Subekti, menjelaskan bahwa Taman Balekambang telah memberikan pencitraan yang positif terhadap kota Solo khususnya dalam mem-branding Solo sebagai Eco-Cultural City.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menarik minat masyarakat untuk mengunjungi hutan kota ini. Semoga kegiatan ini diadakan secara kontinyu dari tahun ke tahun sehingga dapat menjadi paket wisata yang menarik,” pungkasnya. (Kom-PHT/Ska/Ipk)

Editor : Ywn
Copyright©2021