WARTAEKONOMI.CO.ID (9/8/2017) | Perum Perhutani dan PT Pengembang Pariwisata serta perusahaan pengembang properti multinasional dari Amerika Serikat melangsungkan Penandatanganan Kesepakatan Bersama dalam rangka pengembangan bisnis World Class Ecotheme Park dengan memanfaatkan kawasan hutan Perhutani.

Penandatanganan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama Perum Perhutani, Denaldy M. Mauna di Jakarta awal pekan ini. Menurutnya dengan adanya kesepakatan ini, merupakan bukti keseriusan Perhutani dan juga investor untuk mewujudkan wisata alternatif bagi masyarakat.

Mengenai lahan dan nilai investasi pengembangan bisnis ini, Dirut Denaldy mengungkapkan bahwa investasi mencapai US$1 miliar, dan lahan tersebut sudah disiapkan didaerah Bogor, Jawa Barat.

“Kami siapkan lahannya 600 Ha di kawasan hutan Bogor, nilai investasi tahap pertama minimal US$1 miliar. Perusahaan yang dari luar ini memiliki pengalaman dalam mengembangkan kawasan ecopark, sehingga apabila terwujud akan lebih meningkatkan daya jual wisata Indonesia di kancah internasional” ucap Denaldy pada keterangan resminya.

Dua Negara Eropa, Swedia dan Finlandia merupakan negara yang sudah menerapkan pengembangan bisnis, seperti World Class Ecotheme Park. Di negara tersebut, kontribusi usaha wisata mampu mencapai 30 persen sampai 40 persen. Oleh karena itu, perhutani ingin belajar dari pengalaman pengelolaan kehutanan di kedua negara tersebut.

“Dengan kombinasi expertise yang mereka bawa, kami optimis ini akan menjadi sesuatu yang hebat dan berkelas. Di Swedia, anak-anak punya banyak pilihan tempat berlibur dengan akses yang mudah. Jelas kami ingin menghadirkan alternatif tempat liburan untuk anak-anak, supaya mereka kembali ke alam, ke hutan dengan sentuhan futuristik,” kata Denaldy menjelaskan.

Perhutani akan segera mewujudkan pengelolaan hutan wisata World Class Ecotheme Park yang bekerj asama dengan investor agar pertumbuhan usaha dan pendapatan perusahaan terus meningkat. Saat ini kontribusi usaha wisata Perhutani kurang dari 10 persen terhadap pendapatan perusahaan per tahun.

Perhutani kini tengah melakukan rebranding produk, pelayanan, dan pengelolaannya untuk meningkatkan kualitas sesuai standar usaha wisata dunia. Saat ini terdapat 236 lokasi wisata alam Perhutani di kawasan hutan wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten. Lokasi wisata alam tersebut umumnya berupa taman rekreasi hutan pegunungan, hutan pantai, air terjun, telaga, goa, dan camping ground yang perlu terus dikembangkan.

Sumber : wartaekonomi.co.id

Tanggal : 9 Agustus 2017