Metrotvnews.com, Jakarta: Perum Perhutani meraih penghargaan Top Green IT 2015 dengan kategori special recoginiton dalam ajang Top IT dan Top Telco 2015 yang diselenggarakan oleh Majalah Itech dengan Indonesia Consultant Company of Telematics Association (Aspekti).

Keberhasilan Perum Perhutani meraih penghargaan tersebut lantaran perusahaan dinilai sukses mengimplementasikan electronic office (e-office). Kemudian program tersebut dinilai bisa menekan biaya untuk memproduksi kertas.

“Mengapa dapat penghargaan ini, saya kira dengan e-office dapat digunakan untuk menekan cost kertas,” ujar Direktur Utama Perum Perhutani, Mustoha Iskandar, dalam acara Indonesia Infrastructure Week 2015, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (6/11/2015).

Menurut Mustoha, program e-office tersebut berdampak positif pada penghematan perusahaan sebesar Rp45 miliar per tahun yang terdiri dari penghematan kertas sebesar Rp372,6 juta per tahun, tinta printer sebesar Rp4,140 miliar per tahun dan biaya personel sebesar Rp41,25 miliar per tahun.

Dirinya menambahkan apabila satu lembar kertas yang digunakan memiliki berat minimal lima gram, maka perusahaan menggunakan rata-rata 34 ton kertas per tahun untuk kebutuhan surat menyurat. Sedangkan satu ton kertas membutuhkan 20 pohon dalam prosesnya atau minimal 690 pohon ditebang untuk mencukupi kebutuhan kertas.

“Secara tidak langsung, e-office akan menekan jumlah penebangan pohon pinus, karena kertas dibuat dari pohon pinus. Bisa menekan sekitar 690 pohon per tahun,” ungkap pria yang meraih gelar Doktor di Unpad Bandung ini.

Sekadar untuk diketahui, e-office adalah bentuk perkembangan teknologi dan informasi perkantoran berupa surat menyurat elektronik dan diakui legal meskipun tanpa dibubuhi tanda tangan. Surat-surat e-office berlaku sah karena proses kerja telah melalui pejabat terkait untuk koreksi maupun keabsahannya. (adv)

Tanggal  : 6 Nopember 2015

Sumber  : metrotvnews.com